Pages

Rabu, 30 November 2011

Delete dan Select pada MySQL

Melanjutkan pembahasan sebelumnya, sekarang saya akan membahas bagaimana cara melakukan delete pada record yang sudah masuk kedalam table dan menjelaskan beberapa fungsi select.

  • Delete = menghapus record, bentuk umumnya adalah DELETE FROM [nhew andiz] [KONDISI];
  • Select = adalah perintah yang paling sering digunakan pada SQL, sehingga kadang-kadang istilah query dirujukkan pada perintah SELECTSELECT digunakan untuk menampilkan data dari satu atau lebih tabel, biasanya dalam sebuah basis data yang sama.

langsung masuk kedalam contoh, (dengan database dan table yang sama seperti contoh pada postingan sebelumnya).
Disini yang saya lakukan adalah mendelete sebuah record pada field NPM yang mempunyai nilai 51407653, maka dapat kita ketikkan perintah berikut :
DELETE FROM data WHERE NPM = '51407653';
kemudian saya mencoba untuk mendelete kembali sebuah record pada field NPM dengan nilai 51407651, perintahnya adalah :
DELETE FROM data WHERE NPM = '51407651';

setelah itu kita lihat kembali table kita, untuk melihat apakah record tersebut sudah benar-benar terhapus, ketikkan select * from data;

sekarang saya akan membahas beberapa fungsi select yang saya ketahui :p
  • Select * from nama_tabel = seperti yang kita ketahui dan sudah kita gunakan untuk menampilkan isi table, tanda * disini mempunyai arti bahwa yang akan kita tampilkan adalah semua field yang ada pada table tersebut, jika hanya ingin menampilkan beberapa field maka commandnya adalah : "Select nama_field from nama_table". Contoh, bila kita hanya ingin menampilkan field nama dan kelas maka gunakan command berikut : "select nama,NPM from data;".
  • SELECT * FROM data order by nama asc; = berfungsi untuk melakukan sort secara ascending, jika ingin melakukan secara descending cukup mengubah kata asc dengan des.
  • Select * from nama_tabel1 inner join nama_table2 on nama_table1.nama_field=nama_table2.nama_field; = fungsi ini disebut dengan join, atau yang lebih spesifik adalah inner join, digunakan untuk menggabungkan 2 buah table yang memiliki beberapa nama field dan nilai yang sama.
disini saya akan memberikan beberapa contoh printscreen terhadap beberapa contoh fungsi select :
  1. Sort



2. Inner Join, Left Join dan Right Join

demikian pembahasan MySQL yang dapat saya berikan.
Semoga dapatt Berguna :D
READ MORE - Delete dan Select pada MySQL

Selasa, 29 November 2011

Melakukan INSERT dan UPDATE pada MySQL

Sesuai janji saya pada postingan sebelumnya, kali ini saya akan membahas mengenai, bagaimana cara melakukan update dan insert pada mysql.

sebelum melakukan insert dan update terlebih dahulu kita harus membuat database dan table, jika lupa dapat lihat disini   Cara Create Database dan Table
setelah semua dibuat maka sekarang dapat kita lakukan insert dan update, sebelumnya saya akan menjelaskan terlebih dahulu fungsi dari kedua command tersebut:

  • INSERT = digunakan untuk menambahkan atau memasukkan record baru kedalam sebuah table, bentuk umum dari fungsi ini adalah INSERT INTO [NAMA_TABLE] ([DAFTAR_FIELD]) VALUES ([DAFTAR_NILAI])
  • UPDATE = digunakan untuk mengubah record yang telah dimasukkan kedalam table, atau mempunyai fungsi yang sama dengan EDIT. bentuk umumnya adalah UPDATE [NAMA_TABLE] SET [NAMA_KOLOM]=[NILAI] WHERE [KONDISI
disini dimisalkan telah tersediah suatu database dengan nama mahasiswa dan nama table dengan data, cara melakukan insert dapat dengan mengetikkan, 
contoh : INSERT INTO data (nama,NPM,kelas,alamat) VALUES
(‘Rina’,’51407654’,’3IA05’,’Depok’),
(‘Roni’,’51407653’,’3IA05’,’Jakarta’),
(‘Siska’,’51407652’,’3IA05’,’Bogor’),
(‘Dwi’,’51407651’,’3IA05’,’Cilangkap’),
(‘Ricky’,’51407650’,’3IA05’,’Banten’),
(‘Richard’,’51409699’,’4IA07’,’Bekasi’),
(‘James’,’51409698’,’4IA07’,’Tanggerang’),
(‘David’,’51409697’,’4IA07’,’Cibubur’),
(‘Daniel’,’51409696’,’4IA07’,’Garut’),
(‘Evan’,’51409695’,’4IA07’,’Cibinong’);


Disini saya langsung memasukkan 10 record baru, dan untuk melihat apakah record sudah benar-benar terinput dapat langsung kita cek dengan menggunakan fungsi select, yaitu "SELECT * FROM data;"
maka akan keluar tampilan seperti ini :


selanjutnya implementasi cara melakukan update, disini saya akan mencoba untuk mengupdate field kelas, dimana record kelas yang mempunyai nilai 4IA07 akan diupdate menjadi 3IA05, maka dapat dilakukan dengan menggetikkan :

UPDATE data SET kelas = '3IA05' WHERE kelas = '4IA07';
setelah diupdate maka isi dari table akan berubah seperti ini :

untuk sekarang demikian dulu pembahasannya, postingan selanjutnya akan dibahas lagi mengenai beberapa fungsi select.
semoga membantu :D

READ MORE - Melakukan INSERT dan UPDATE pada MySQL

Minggu, 27 November 2011

Membuat Database di MySQL

Pada postingan sebelumnya telah dibahas mengenai dasar-dasar pengenalan MySQL
nah sekarang akan kita coba implementasikan bagaimana cara membuat database sederhana.

pertama-tama, masuk dulu ke program MySQL nya, masukkan password.
cara membuat database cukup dengan mengetikan CREATE DATABASE nama_database;
contoh : CREATE DATABASE GUNADARMA;
kemudian untuk membuat tabel didalam database gunadarma tersebut, sebelumnya harus kita pastikan terlebih dahulu, bahwa kita sudah berada didalam databasenya atau kita harus menggunakan terlebih dahulu databasenya, dengan cara : USE nama_database
Contoh : USE GUNADARMA
dan  untuk membuat tablenya ketikkan seperti ini :
CREATE TABLE nama_table (nama_field  type_data(panjang_data);
contoh :   CREATE TABLE mhs (Nama VARCHAR(25), NPM INTEGER(8));
 pada contoh diatas dapat kita jelaskan bahwa nama table yang kita buat adalah mhs, dan didalam table tersebut terdapat 2 buah field yaitu field nama dengan type data varchar dan mempunyai panjang 25, serta ada field NPM dengan type Integer dan panjangnya 8.

setelah table selesai dibuat maka kita dapat menentukan primary key dari table tersebut, misalkan field NPM
yang akan kita jadikan primary key, maka kita dapat mengetikkan :
ALTER TABLE mhs MODIFY NPM INTEGER(8) NULL ADD PRIMARY KEY(NPM);

setelah itu kita dapat lihat tampilan dari table tersebut dengan menggetikan DESC nama_table;
contoh : DESC mhs;
tampilan yang akan muncul adalah

untuk insert data kedalam table tersebut akan kita bahas pada postingan selanjutnya :D
READ MORE - Membuat Database di MySQL

Jumat, 18 November 2011

Pengenalan MySQL

MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basisdata relasional (RDBMS)  yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata yang telah ada sebelumnya; SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian basisdata, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memulai membuat database adalah menginstall terlebih dahulu software MySQL nya :)) hahha
Saat proses instalasi biasanya program akan meminta anda untuk memasukkan sebuah password, password tersebut digunakan saat kita akan mulai masuk kedalam sistem membuat database, jadi tidak akan ada yang bisa mengotak - atik atau mengganggu database yang telah kita buat, karena database tersebut telah diprotect oleh password, tetapi bila tidak ingin menggunakan password maka cukup next saja dan kosongkan kolom password.

sebelum memulai membuat sebuah database ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu beberapa code yang digunakan dalam pembuatan database di MySQL ini :


Create  =  digunakan untuk membuat sesuatu, contoh database atau table.
Use      = digunakan untuk menggunakan database yang telah kita buat
Desc    = Describe digunakan untuk melihat table beserta field-field yang telah kita buat
Insert    = digunakan untuk menyisipkan record kedalam table
Update  = digunakan untuk mengupdate atau memperbarui isi record atau mempunyai fungsi yang sama dengan Edit
Select   = mempunyai banyak fungsi (pembahasan lebih lanjut pada post selanjutnya :) )

untuk implementasi langsung pada program MySQL nya akan saya bahas pada posting selanjutnya :)

READ MORE - Pengenalan MySQL

Kamis, 27 Oktober 2011

Packet Tracer - Topologi Star

Cisco Packet Tracer adalah sebuah program dari cisco yang berfungsi untuk membuat suatu simulasi jaringan. jadi sebelum kita membuat suatu jaringan yang nyata kita dapat mengimplementasikannya terlebih dahulu kedalam software ini, walaupun hanya memiliki komponen yang terbatas.
berikut adalah interface dari software ini
banyak sekali macam-macam device pada sofware ini, mulai dari PC, Tablet, Laptop, perangkat wireless, router, switch dan masih banyak lagi.
sebelumnya saya telah membuat simulasi sebuah jaringan dengan mengunakan topologi star.
pada contoh simulasi diatas saya menggunakan lima buah PC yang dihubungankan pada satu buah switch dengan menggunakan kabel straight.
seperti itulah kurang lebih cara penggunaan packet tracer, untuk pemahaman lebih lanjut bisa ditunggu pada post selanjutnya. ^^ :D
READ MORE - Packet Tracer - Topologi Star

Minggu, 02 Oktober 2011

Invers Pada Java

pada posting sebelumnya kita telah belajar cara menghitung matriks dengan java,
sekarang kita akan belajar menghitung invers dengan java.
ketikan listing berikut pada java (Netbeans,atau JCreator,atau java lainnya)

import java.io.*;
class invers
{
public static void main (String[] args) throws Exception
{
BufferedReader input = new BufferedReader( new InputStreamReader (System.in));
float temp;
System.out.println("ordo matriks = 2*2");
float matrika[][] = new float [2][2];
System.out.println("masukan elemen matriksnya:");
for(int i=0;i<2;i++) { for(int j=0;j<2;j++) { System.out.print("elemen ["+(i+1)+","+(j+1)+"]="); matrika[i][j]=Float.parseFloat(input.readLine()); } } for(int i=0;i<2;i++) { System.out.print("|"); for(int j=0;j<2;j++) { System.out.print(matrika[i][j]+" "); } System.out.println("|"); } float dtr=(matrika[1][0]*matrika[1][1])-(matrika[1][0]*matrika[0][1]); System.out.println("determinaya="+dtr); temp=matrika[0][0]; matrika[0][0]=matrika[1][1]; matrika[1][1]=temp; matrika[0][1]=matrika[0][1]*-1; matrika[1][0]=matrika[1][0]*-1; System.out.println("matrik inversnya: "); for(int i=0;i<2;i++) { System.out.print("|"); for(int j=0;j<2;j++) { System.out.print(matrika[i][j]/dtr+" "); } System.out.println("|"); } } }

setelah selesai maka kita running dan akan menghasilkan output seperti ini :
READ MORE - Invers Pada Java

Jumat, 17 Juni 2011

tutorial pembuatan web joomla (with Video)

Setelah cukup lama vakum, akhir kali ini posting lagi..heheh
postingan kali ini masih membahas mengenai instalasi web, khususnya joomla.
Namun tutorial yang akan saya berikan kali ini dalam bentuk video, biar langsung paham :)
video ini terdiri dari 2 part.







postingan kali ini cukup sampai sini dulu..
semoga bermanfaat :)
READ MORE - tutorial pembuatan web joomla (with Video)

Senin, 11 April 2011

Installasi Web "viascience.co.cc"

I. Installasi
1. Install appserver setelah selesai maka masukkan folder instalasi joomla kedalam folder www yang ada di appserver
2. setelah proses copy file selesai, ganti nama folder joomla dengan nama viascience
3. sekarang buka web browser kita lalu ketikkan http://localhost/viascience pada address bar.
4. setelah itu kita akan masuk kedalam tahap instalasi :
a)Pemilihan language, pilih English lalu next
b)Pre-installation Check. Secara default, joomla mengecek kebutuhan yang harus dipenuhi. Jika tidak ada masalah, bisa dilanjutkan dengan cara menekan tombol next
c)License, pemberitahuan mengenai peraturan-peraturan yang ada pada joomla. Klik next
d)Database. Masukkan host, username, password dan nama database, disini saya menggunakan nama lili_db lalu next
e)FTP Configuration. Boleh diisikan bila kita sudah mempunyai account deserver, jika belum cukup abaikan dan next.
f)Configuration. Masukkan nama viascience dan masukkan passwordnya. Next
g)Finish. Proses instalasi telah selesai. Pada bagian ini akan memunculkan informasi yang mengahruskan kita untuk menghapus folder installation dan install.php yang berada pada folder viascience


II. Edit Web
Setelah instalasi telah selesai maka sekarang yang harus dilakukan adalah masuk kedalam localhost/viascience/administrator yang dapat kita buka pada webrowser kita. Maka tampilan yang akan muncul adalah seperti ini


Setelah login maka kita akan masuk kedalam bagian control pada joomla

• Add new artikel : untuk menambahkan artikel baru
• Artikel manager : untuk mengedit artikel yang telah ada
• Frontpage manager : untuk mengatur artikel mana saja yang akan ditampilkan pada frontpage
• Section manager : membuat beberapa section yang fungsinya sama dengan label pada blog
• Category manager : sama dengan section manager
• Media manager : untuk mengatur semua media yang ada pada web, seperti banner, image dll
• Menu manager : untuk mengatur menu-menu yang ada pada web, seperti top menu, main menu dll
• Language manager : untuk memilih bahasa yang akan kita gunakan
• User manager : untuk mengatur account web joomla yang telah kita buat
• Global manager : tempat pengaturan secara umum web joomla kita

Sebelum kita mulai mempostkan suatu artikel ada baiknya kita harus mengatur section dan category manager. Disini saya membuat 6 section dan category baru yaitu, “About This Web”, “Find Your Lyric”, “Tutorial”, “World info”, “Tecnology”, dan “Inspiration”. Saya membuat nama section dan category serta nama top menu yang sama, agar nantinya tidak terlalu banyak nama yang ada. Setelah masing-masing section dan category diisi dengan artikel-artikel yang telah ada maka web telah selesai. Gadget yang saya tambahkan disini adalah IJoomlaComment yang berfungsi untuk memberikan fasilitas comment kepada para pengunjung web, serta Vinaora Visitors Counter yang berfungsi untuk menghitung berapa jumlah orang yang sudah mengunjungi web saya.
Dan disini juga saya mengganti template yang ada, cara memasukkan template dapat dilakukan dengan cara menguploadnya melalui menu extension.


III. Upload Web

1. Pertama buat domain pada http://www.co.cc/

2. Ketikkan nama domain yang Anda inginkan, lalu klik Check availability.

3. Kemudian, jika ternyata domain masih tersedia dan harga registrasi pertahunnya masih 0$ maka lanjutkan dengan mengklik Continue to registration.

4. Masukkan alamat email dan password untuk login,

5. Isikan semua data yang dibutuhkan di form Username (Email) / Enter a password dan Account Information. Jika sudah, ceklist I accept the Terms of Service, dan klik Create an account now.

6. Lalu akan muncul halaman baru dengan notifikasi bahwa domain berhasil diregistrasi. Klik Set up.

7. Pada halaman Manage Domain, pilih domain yang telah diregistrasi tadi lalu klik Set up lagi.

8. Pilih Name Server kemudian isikan seperti berikut:
Name Server 1 : ns01.000webhost.com
Name Server 2 : ns02.000webhost.com

9. Terakhir klik tombol Set up.

Registrasi di 000webhost

1. Buka 000webhost, pada tabel Free Hosting klik button Order Now.

2. Pada kolom “I want to host my own domain” isikan dengan domain .co.cc yang telah Anda registrasi sebelumnya.

3. Isikan data-data yang lain juga, seperti email dan password, klik Create My Account.

4. Pada kolom Action klik Activate Account.

5. Account akan aktif setelah 24 ja


Upload File joomla anda dengan menggunakan Filezilla

Setelah anda mendapatkan username dan password cpanel dari 000webhost.com, berikutnya kita upload menggunakan filezilla
Isi Host dengan nama domain anda “www.viascience.co.cc”
Isi Username dengan username cpanel hosting anda “a6410887”
Isi Password dengan password cpanel hosting anda “***********”
Isi Port dengan “21″
Lalu Klik Quickconnect
Setelah klik Quickconnect maka akan muncul

Sisi kiri adalah local komputer anda.. dan sisi kanan adalah hosting anda

Hosting anda saat ini berada di dalam folder “public_html” maka pada saat akan upload file, anda harus masuk ke folder “public_html” dengan cara double klik..

Setelah masuk ke public_html anda cari file di local komputer anda yang akan anda upload lalu klik kanan pilih menu upload pada folder di local komputer anda..

Lalu tunggu sampai proses upload selesai dan file localhost joomla anda pun telah diupload seluruhnya ke dalam hosting.

Setting Database Pada Cpanel

1. Pertama, kita buat ubah database terlebih dahulu. Masuk ke http://localhost/phpMyAdmin/ pilih database yg telah kita buat

2. Pilih menu export kemudian klik go, dan kita telah mendapatkan script query database kita copy seluruhnya. Kemudian login pada account 000webhost, pilih menu phpmyadmin

3. Didalam phpmyadmin pilih sql kemudian paste kan pada form tersebut. Klik go dan database ada telah masuk pada hosting.

4. Kemudian masuk ke file manager, pilih folder public_html lagi, cari file configuration.php-dist lalu klik edit.

Edit file configuration.php-dist tersebut, dan lihat baris seperti berikut:
/* Database Settings */
var $dbtype = ‘mysql’;
var $host = ‘mysql6.000webhost.com‘;
var $user = ‘a6410887 ‘;
var $password = ‘**********‘;
var $db = ‘a6410887_db‘;
var $dbprefix = ‘jos_’;
Sesuaikan kode yang tercetak tebal dengan nama, username, password, dan host database yang sebelumnya telah Anda buat di MySQL. Jika semua sudah sesuai klik icon Save.

web telah  selesai diupload


untuk mendownload cara installasi + picture dapat Download Disini 

READ MORE - Installasi Web "viascience.co.cc"

Rabu, 16 Februari 2011

DNS (Domain Name System)

I.            Abstrak
Domain name system (DNS) adalah sistem yang menyimpan informasi tentang nama domain maupun nama host dalam bentuk basis data(database) tersebar dalam jaringan komputer. DNS menyediakan alamat IP (internet protocol) untuk setiap nama host. DNS juga menunjang resolusi nama host ke alamat jaringan atau IP dan sebaliknya. DNS memiliki tiga komponen, yaitu

      II.            Pendahuluan
DNS sangat penting bagi dunia internet, DNS juga mendukung lookup direktori yaitu kemampuan untuk mengambil informasi yang berhubungan dengan name servers. Keakuratan informasi yang terkandung di dalam DNS sangat penting untung setiap aspek yang berbasis IP. Akan tetapi keamanan sebuah DNS sangatlah lemah. Ancaman keamanan yang menyerang DNS adalah karena kurangnya pemeriksaan integritas terhadap data yang dimiliki dalam DNS, sehingga membuat tangan-tangan nakal hacker membobol keamanannya. Kelemahan DNS jg terdapat pada DNS protokol itu sendiri.
Paper ini merumuskan tentang pengenalan terhadap Domain Name System (DNS) dan kelemahan yang terdapat dalam DNS.

    III.            Apa itu Domain
Domain adalah suatu nama berformat huruf abjad A-Z dan angka 0-9 serta simbol (- dan .) untuk menamai alamat url website sebagai pengganti format deretan angka dari alamat IP client server hosting tempat file web diletakkan. Sedangkan web adalah suatu sistem di internet yang memungkinkan siapapun agar bisa menyediakan informasi. Jadi domain web adalah suatu sistem diinternet yang menyediakann berbagai macam informasi yang dapat diakses melalui suatu nama tertentu yang terformat /  nama yang unik.
Ada beberapa istilah yang berhubungan dengan nama domain, antara lain :
1.    Top Level Domain (TLD)
            Merupakan akhiran pada suatu nama domain yang mengindikasikan pemilik tingkatan domain tersebut dan jenis domain tersebut, beberapa contohnya :
.gov          =          Government Agencies (pemerintahan)
.edu          =          Educational Institutions (pendidikan)
.org           =          Organizations (Organisasi nonprofit)
.mil           =          Military (Militer)
.com         =          Commercial Business (Organisasi komersil)
.net           =          Network Organizations (Organisasi Network)
.tv             =          Television (Televisi)
Karena internet didasarkan pada alamat IP, bukan nama domain, maka setiap web server membutuhkan sistem nama domain / domain name system (DNS) untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP, dan untuk mengubahnya maka kita membutuhkan hosting, yang berfungsu untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP.
2.    Second Level Domain
       Domain yang berkaitan dengan dua huruf ekstensi seperti .id (Indonesia), .au (Australia), .jp (Jepang), .tw(Taiwan) dll
·       .co.id   : untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah
·       .ac.id   : untuk Lembaga Pendidikan
·       .go.id   : khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia
·       .mil.id  : khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia
·       .or.id    : untuk segala macam organisasi yang tidak termasuk dalam kategori “ac.id”,”co.id”,”go.id”,”mil.id” dan lain.
·       .war.net.id       : untuk industry warung internet di Indonesia
·         .sch.id  : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan seperti SD, SMP, dan atau SMU.
·         .web.id            : ditujukan bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan yang melakukan kegiatannya di World Wide Web.

3.    Sub Domain
       Subdomain adalah nama domain tambahan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari nama domain utama. Contoh subdomain misalnya loktavia pada http://loktavia.blogspot.com yang berarti loktavia merupakan subdomain dari nama domain blogspot.com.

 IV.  A        apa itu DNS
DNS adalah sistem yang menyimpan informasi tentang nama domain maupun nama host dalam bentuk basis data(database) tersebar dalam jaringan komputer. Awalnya sistem penamaan alamat IP menggunakan sistem host table. Dalam sistem ini, setiap komputer memiliki file host.txt yang  berisi daftar alamat IP dan nama host yang terhubung ke internet. Karena semakin berkembangnya internet, sistem host table tidak efektif lagi. Sehingga digunakannya sistem penamaan IP yang disebut Domain Name System (DNS) oleh Paul Mockapertis tahun 1984.
Sistem DNS dibagi menjadi beberapa zona. Di dalam zona tersebut, bisa terdiri dari seluruh host dalam domain ataupun hanya top level domain saja. Di setiap zona, terdapat nama server yang akan melayani request DNS. Server tersebut bersifat authoritative, yang artinya hanya akan meresolve request terhadap domain di dalam zona yg dia pegang saja.
Komponen dari DNS ada 2 macam, yaitu resolve dan cache. Resolve adalah bagian dari program yang berfungsi menjawab setiap pertanyaan tentang domain. Cache adalah bagian yang menyimpan pertanyaan-pertanyaan tentang domain yang telah diajukan sebelumnya.

      V.  Ssistem keamanan DNS
DNS asli mengandung informasi mengenai nama host dan alamat IP. Sekarang semakin banyak aplikasi yang berbasis IP yang menggunakan name host dan alamat IP untuk persetujuan pengaksesan aplikasi tersebut. Faktor lain yang mempengaruhi kerentanan DNS adalah bahwa DNS dirancang untuk menjadi database publik.
Beberapa ancaman yang terjadi pada DNS antara lain :
·         DNS spoofing / cache spoofing
Adalah teknik untuk meracuni server DNS dengan data dan informasi yang salah, jika sebuah server DNS terkena DNS soofing / cache spoofing makan data yang diberikan server DNS tidak valid lagi karena telah diracuni. Dengan diracuninya server DNS tersebut maka hacker dapat memasukkan data atau informasi yang salah pada server DNS tersebut. Atau bisa juga hacker tersebut bisa membuat website yang sama dengan website yang aslinya, kemudian pemetaan nama ke alamat  IP diarahkan ke website yang telah dia buat tadi.
·         Denial of service attack (DOS)
Adalah serangan pada layanan DNS, akibatnya orang yang akan menggunakan layanan server DNS tidak dapat menggunakannya. Penyerangan terhadap server DNS dapat menghabiskan daya server DNS tersebut, misalnya memory, bandwitch, dll.

    VI.  Bentuk penanganan
Beberapa bentuk penanganan yang dapat dilakukan terhadap hal-hal tersebut antara lain dengan terus memonitori DNS server, menyediakan server DNS lebih dari satu yang authoritative pada tiap zona (berbeda subnet, berbeda router, berbeda koneksi), menyediakan master name server cadangan, menyediakan master name server cadangan untuk resolution, membatasi zone-transfer hanya kepada secondary name server atau mesin yang mempunyai authority terhadap informasi yg bersangkutan, membatasi query atau permintaan terhadap data atau informasi yang ada dalam database-cache atau berkas zona server DNS, membatasi permintaan rekursif pada server DNS, membagi fungsi name server.

Paper ini dibuat oleh :
1.      Febrianti dwianjani (55409369, 2IA05)
2.      Lili Oktvia (51409692, 2IA05)
untuk mendownload format doc-nya silakan 
download here



READ MORE - DNS (Domain Name System)

Rabu, 19 Januari 2011

Komputer "Ngaco?" Jangan-jangan Terinfeksi Stuxnet

Hampir semua perusahaan antivirus menempatkan Styxnet sebagai ancaman masa depan yang bisa memicu perang dunia maya. Bagaimana tidak, virus tersebut punya kemampuan menyusup ke mesin industri dan berpotensi mengacau fasilitas penting yang dikenadalikan pembuatnya dari jarah jauh. Kasus terakhir adalah serangan Stuxnet ke fasilitas nuklir Iran.
Namun, di samping menembus keamanan platform berbasis SCADA buatan Siemens yang biasa digunakan di mesin-mesin industri, Stuxnet juga dilaporkan menyerang komputer berbasis Windows. Perusahaan solusi keamanan dari Indonesia, Vaksincom, mencatat serangan Stuxnet ke komputer pribadi berbasis Windows Vista dan Windows 7.
Serangan tersebut menyebabkan komputer menjadi tidak berfungsi normal dan yang pasti bakal mengganggu kegiatan penggunanya. Belum lagi, kalau malware (malicious software) atau software berbahaya ini mengacak-acak data atau mencuri informasi penting dari komputer Anda. Nah, sebelum menyesal karena terlambat mengenali infeksi malware ini, ketahui tanda-tandanya.
Gejala & Efek Virus
Beberapa gejala yang terjadi jika komputer Anda sudah terinfeksi Stuxnet yaitu:
1. Install driver baru (replace driver lama) Saat Worm Stuxnet sudah menginfeksi, worm akan mencoba menghapus drive dari Realtek atau Jmicron dan menggantinya dengan driver yang baru versi worm Stuxnet. Stuxnet menginstall driver menggunakan 2 file virus yaitu : MRXCLS.SYS dan MRXNET.SYS.
2. Mematikan aktivitas Print Share Worm menginjeksi file spoolsv, sehingga aktivitas print (cetak data) menjadi terhenti. Komputer yang terinfeksi tidak akan bisa melakukan print. Sebagai ganti dari aktivitas print tersebut worm membuat 2 file yaitu :
- C:-WINDOWS-system32-winsta.exe (file utama worm Stuxnet) - C:-WINDOWS-system32-wbem-mof-sysnullevnt.mof
3. Low Disk Space Akibat dari aktivitas print yang terus dipaksakan, membuat file Winsta akan terus membengkak sehingga membuat space hardisk anda menjadi habis dan tentunya akan mendapat sebuah peringatan Low Disk Space dari sistem Windows.
4. Tidak bisa menyimpan data atau menjalankan program tertentu. Karena file Winsta yang bertambah besar dan membuat space harddisk anda berkurang, menyebabkan anda tidak bisa menyimpan data. Selain itu program/aplikasi pun tidak bisa dijalankan karena membutuhkan cache (ruang penyimpan) yang semuanya dihabiskan oleh file Winsta yang membengkak.
5. Membuat komputer hang/lambat dan bahkan koneksi jaringan menjadi terputus. File sistem Windows yang akan menjadi sasaran injeksi worm Stuxnet yaitu :
- C:-WINDOWS-system32-svchost.exe (file sistem yang berhubungan dengan koneksi jaringan, dengan menginjeksi akan membuat jaringan terputus) - C:-WINDOWS-system32-lsass.exe (file sistem yang berhubungan dengan aktivitas komputer, dengan menginjeksi akan membuat komputer hang/lambat).
6. Melakukan koneksi ke Remote Server Worm Stuxnet melakukan koneksi ke Remote Server untuk melakukan pengiriman informasi yang dibutuhkan pada Remote Server. Remote Server yang digunakan yaitu :
- www.premierfutbol.com - www.todaysfutbol.com
7. Membuat file Scheduled Task Cara yang sama dilakukan oleh Conficker, worm Stuxnet juga membuat file scheduled task agar dapat aktif dan menginfeksi komputer.
File Worm Stuxnet
Saat worm Stuxnet dijalankan, worm akan menginjeksi beberapa file sistem Windows yaitu :
- C:-WINDOWS-system32-lsass.exe
- C:-WINDOWS-system32-svchost.exe
- C:-WINDOWS-system32-spoolsv.exe
Selain itu juga membuat 2 file driver yaitu :
- C:-WINDOWS-system32-driver-mrxcls.sys
- C:-WINDOWS-system32-driver-mrxnet.sys
Dan beberapa file konfigurasi yaitu :
- C:-WINDOWS-inf-oem6c.pnf
- C:-WINDOWS-inf-oem7a.pnf
- C:-WINDOWS-inf-mdmeric3.pnf
- C:-WINDOWS-inf-mdmcpq3.pnf
Serta 2 file yang lain yaitu:
- C:-WINDOWS-system32-KERNEL32.DLL.ASR.xxx atau SHELL32.DLL.ASR.xxx
- C:-addins-DEFRAG[angka_acak].TMP
Selain itu membuat file schedule task yaitu :
- C:-WINDOWS-Tasks-At1.job
Saat menginfeksi file spoolsv.exe, worm membuat 2 file kembali yaitu :
- C:-WINDOWS-system32-winsta.exe (file inilah yang jika aktif akan semakin mengembang / membengkak ukurannya)
- C:-WINDOWS-system32-wbem-mof-sysnullevnt.mof
Selain itu pada removable disk/drive akan membuat beberapa file yaitu :
- Autorun.inf
- Copy of Shortcut.lnk
- Copy of Copy of Shortcut.lnk
- Copy of Copy of Copy of Shortcut.lnk
- Copy of Copy of Copy of Copy of Shortcut.lnk
- ~WTR[angka_acak].tmp
-~WTR[angka_acak].tmp
Modifikasi Registry
Beberapa modifikasi registry yang dilakukan oleh worm Stuxnet antara lain sebagai berikut :
- Menambah Registry
HKEY_LOCAL_MACHINE-SYSTEM-CurrentControlSet-Services-MRxCls HKEY_LOCAL_MACHINE-SYSTEM-CurrentControlSet-Services-MrxNet HKEY_LOCAL_MACHINE-SYSTEM-ControlSet001-Services-MrxNet HKEY_LOCAL_MACHINE-SYSTEM-ControlSet001-Services-MRxCls HKEY_LOCAL_MACHINE-SYSTEM-CurrentControlSet-Enum-Root-LEGACY_MRX HKEY_LOCAL_MACHINE-SYSTEM-CurrentControlSet-Enum-Root-LEGACY_MRXNET HKEY_LOCAL_MACHINE-SYSTEM-ControlSet001-Enum-Root-LEGACY_MRXCLS HKEY_LOCAL_MACHINE-SYSTEM-ControlSet001-Enum-Root-LEGACY_MRXNET
Metode Penyebaran
Beberapa cara worm Stuxnet melakukan penyebaran yaitu sebagai berikut :
- Removable drive / disk Metode ini adalah metode yang umum dilakukan oleh para pengguna komputer. Worm (memanfaatkan celah autoplay) membuat beberapa file agar menginfeksi komputer yaitu :
1. Autorun.inf
2. Copy of Shortcut.lnk
3. Copy of Copy of Shortcut.lnk
4. Copy of Copy of Copy of Shortcut.lnk
5. Copy of Copy of Copy of Copy of Shortcut.lnk
6. ~WTR[angka_acak].tmp
7. ~WTR[angka_acak].tmp
Selain itu, dengan memanfaatkan celah keamanan MS10-046 (Windows Icon handler) maka file shortcut/LNK akan langsung dieksekusi pada saat drive tersebut diakses.
- Jaringan Metode ini dengan memanfaatkan celah keamanan dari sistem Windows yaitu :
1. MS08-067 (Windows Server Service), seperti hal-nya Conficker memanfaatkan celah ini dengan melakukan akses C$ dan ADMIN$
2. MS10-061 (Windows Print Spooler), memanfaatkan printer sharing worm menginfeksi pengguna komputer yang mencoba akses ke printer server.

Sumber : tekno.kompas.com
READ MORE - Komputer "Ngaco?" Jangan-jangan Terinfeksi Stuxnet